Hujan lagi nih... diluar langit gelap, abu-abu kelam warnanya. Sesekali ada kilat yang menyambar, petir yang menggelegar dan awan yang riap-riap kelabu kejar mengejar seolah menari dibuai-buai angin. Suara-suara menggerutu di atas sana tak mau kalah. Sesuatu pasti terjadi pada gumpalan-gumpalan uap air itu, waktu kecil aku selalu saja bertanya tanya kenapa awan yang akan mencurahkan hujan selalu berwarna gelap, seperti selokan belakang rumah. Airnya kotor pikirku !. Lalu setelah angin deru menderu dan awan kotor itu terlihat seperti mendidih maka biasanya hujan akan turun dengan lebatnya. Tepat sekali ! sore ini air hujan tumpah ke bumi sepuas-puasnya.Lalu tanah akan basah, seperti juga rumput, ilalang, ranting, batu-batu, sore ini basah kuyup. Dari celah gorden yang terbuka di ujung ruang kantor, tepat di sebelah meja rekan sekerja, aku dapat mengintip keriangan penuh ekstase sore itu. Debu-debu ikhlas saja jadi gumpal-gumpal hanyut di jalanan becek. Spektrum-spektrum kenangan masa ke...